Dinsos NTB Perkuat Restorasi Sosial

MATARAM – Semangat dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia harus tetap dinyalakan agar arah pembangunan sesuai dengan cita-cita nasional. “Kita bersama-sama anak bangsa ini harus membangkitkan semangat keperintisan, kejuangan, kepahlawanan dan kesetiakawanan untuk mengisi Kemerdekaan ini,” kata Kepala Dinas Sosial NTB H. Ahsanul Khalik, S.Sos, MH di hadapan 60 orang penyuluh sosial, Karang Taruna dan Guru Sejarah serta para Potensi dan sumber kesejahteraan Sosial lainnya pada acara Perkuatan Restorasi Sosial di Lombok Barat, kemarin (22/9).

Restorasi sosial secara konseptual merupakan upaya untuk memulihkan kembali kondisi sosial masyarakat karena melemahnya nilai-nilai luhur kepribadian bangsa, kita berharap dengan melakukan perkuatan Restorasi sosial maka masyarakat bisa kembali pada kondisi ideal sebagaimana yang dicita-citakan para pendiri bangsa ini, di mana tumbuh kembali semangat kegotong royongan, kebersamaan dan memiliki tujuan yang sama untuk mensukseskan pembangunan menuju kesejahteraan masyarakat, ungkapnya.

Semangat yang dimiliki generasi pendahulu perlu terus dihidupkan, baik semangat dari sisi kepahlawanan, sisi agama, budaya dan pemahaman terhadap sejarah masa lalu, karena dengan memahami dan mentauladani semangat tersbut maka kita bisa menentujan arah yang akan kita capai pada saat ini dalam mengisi kemerdekaan.


Melalui kegiatan ini para peserta diharapkan akan memiliki pemahaman dalam.menyampaikan nilai-nilai kejuangan, keperintisan, kepahlawanan, dan kesetiakawanan bagi generasi penerus utamanya anak anak muda sehingga tidak bersikap pragmatis dalam memandang dan memahami setiap permasalahan bangsa.
Sementara itu Guru Besar Sejarah Universitas Islam Mataram Prof. Dr. H. Jamaludin dengan materi peran sejarah perjuangan bangsa dalam membangun karakter generasi muda, banyak menyoroti bagaimana pentingnya sejarah bangsa ini dijadikan pijakan oleh semua pihak dalam mengelola dan mengarahkan pembangunan bangsa ini, sebesat-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.

Prof. Jamaludin juga banyaj mengungkap kan bagaimana kitab-kitab lama pada masa kerajaan Majapahit, Sriwijaya ataupun kerajaan selaparang, seperti kitab negara kertagama, kitab indar jaya banyak memberikan pelajaran juga bagaimana sikap dalam kehidupan yang mengatur pemerintahan dan masyarakat secara luas. Semua nilai-nilai baik yang diajarkan dalam sejarah masa lalu kembali pada kepentingan kesejahteraan masyarakat yang bertumpu pada kekuataj keyakinan kepada Sang Maha Pencipta.
Lebih lanjut Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos NTB Hamzanwadi menambahkan kegjatan perkuatan restorasi sosial digelar sesuai amanah Permesos Nomor 22 Tahun 2017 tentang Restorasi Sosial, sekaligus merupakan implementasi dari Nawacita butir 8 dan 9.
Selain kepala Dinas Sosial NTB dan Guru Besar Sejarah Universitas Isalam Negeri Nataram, kegiatan tersebut menghadirkan pula kepala Dinas Sosial Lombok Barat H. Lalu Martajaya, ungkap Kepala seksi kepahlawanan dan penyuluhan sosial Dinso NTB Junaidi Usman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *