Gubernur NTB: Berdosa kita sebagai Pemimpin jika tidak membantu masyarakat yang alami kesusahan

Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang. Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah langsung silaturrahim dengan masyarakat Desa Matemega. 


Dihadapan masyarakat, Gubernur yang populer disapa Bang Zul tersebut merasa senang bisa silaturrahim dengan masyarakat Matemega. 
Menurut bang Zul, perjalanan selama tujuh jam dengan berjalan kaki tersebut belum ada apa-apanya dibandingkan dengan pengorbanan masyarakat. 


“Perjalanan kami selama tujuh jam, hingga terjatuh, belum ada apa-apanya dibandingkan dengan masyarakat yang hampir setiap hari melalui jalan tersebut,” ungkap Gubernur. 


Gubernur membayangkan, masyarakat yang mencari rizki setiap hari berjalan kaki lewat jalan tersebut tidak pernah mengeluh, bahkan, beban yang masyarakat bawa sangat berat. “Berdosa kita sebagai pemimpin jika tidak membantu masyarakat yang mengalami kesusahan, pembangunan harus merata,” tegas Gubernur. 


Kepala Desa Marente, Khairuddin menyambut baik kedatangan Gubernur bersama rombongan, ia mengaku, seluruh aspirasi dari masyarakat sudah di serap olehnya. Total aspirasi tersebut sebanyak 18 usulan. 
“Ada 18 usulan kepada pak Gubernur, salah satunya masalah listrik,” ungkapnya. 


Hairudin menambahkan, masalah listrik ini menjadi sangat pokok, untuk itu ia meminta untuk secepatnya ditindak lanjuti. 
“Mohom secepatnya di tindak lanjuti pak Gubernur,” pinta khairuddin. 
Menanggapi aspirasi masyarakat tersebut, Gubernur NTB langsung merespon, Bang Zul akan mengikhtiarkan secara maksimal, listrik di Matemega dan sekitarnya akan nyala 24 jam pada tahun 2021. 
“InsyaAllah tahun 2021, listrik di Matemega dan Sekitarnya akan nyala 24 jam, mohon do’an bapak/ibu semua,” jawab Gubernur diamini oleh puluhan masyarakat yang hadir pada silaturrahim tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *