Gubernur NTB: Pilkada, Hindari Konflik Sosial, Jaga Kerukunan

Mataram – Sedikitnya tujuh daersh di NTB akan menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada Desember mendatang, di antaranya Kota Mataram, Lombok Utara, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu dan Bima. Pesta Demokrasi pasti akan meningkatkan suhu politik, namun jangan sampai menimbulkan konflik sosial dan untuk itu kerukunan harus tetap dijaga.


Partai boleh beda, calon boleh beda, tapi senyum kita harus senantiasa semanis mungkin dengan tetangga-tetangga kita, “kata Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah saat menyapa umat Hindu di Pura Dalem Swasta Pranawa Abiab Tubuh, kemarin (17/9).


Ia berharap momentum Pilkada tidak menjadi pemecah belah ketukunan antar masyarakat NTB. Sebaliknya, pilkada harus menjadikan kita untuk mempererat keharmonisan dan sebagai perekat hubungan sosial kemasyarakatan kita di NTB. Pilkada ini adalah pesta rakyat untuk memilih pelayan, siapa yang memiliki waktu untuk melayani rakyat, bukan menjadi raja, ujarnya.


Pemimpim yang baik adalah mereka yang mau melayani dan orang yang betul-betul mau berkorban untuk kepentingan masyarakat umum.
Selain itu di masa pandemi covied-19, masyarakat harus patuh menjalankan protokol kesehatan, termasuk pada saat mengikuti tahapan pilkada, protokol kesehatan wajib diperhatikan, sehingga dengan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan berupa pola hidup sehat ini NTB bisa menjadi zona hijau, harapnya.
Provinsi NTB kata Bang Zul merupakan daerah yang plural, dihuni banyak suku, agama dan ras. Umat Hindu senantiasa hidup damai dan rukun bersama dengan umat lain nya, begitu pula sebaliknya. Dan ini semua menjadi bukti bahwa NTB adalah daerah yang ramah untuk dikunjungi siapapun.


Sementara itu Ketua Lura Dalem Swasta Pranawa Ida Wayan Sugata mengaku senang dengan kehadiran Gubernur di tengah-tengah umat Hindu. Ia berharap agar Gubernur tetap Amanah dalam melaksanakan tugasnya.


Kami dari tahun 60-an, baru kali ini, tumben-tumben dikunjungi orang nomor satu di daerah kita, ungkapnya.
Kunjungan ditutup dengan pemberian bantuan untuk pembangunan Pura Dalem yang diserahkan Gubernur kepada Ketua Pura Dalem Swasta Pranawa.

Tim PPID Dinsos NTB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *