Program Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (PKAT) di Tolomoro Kab. Bima

Kegiatan Penyiapan Kondisi Masyarakat (PKM) program Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (PKAT) Dinas Sosial Provinsi NTB di So Tolomoro/Tanawu, Desa Kuta, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima pada tanggal 10 April 2019. Dalam kegiatan tersebut hadir M. Adji Hartanto dari Direktorat Pemberdayaan KAT Kementerian Sosial RI, H. Amir Kabid Pemberdayaan Sosial mewakili Dinas Sosial Provinsi NTB bersama Sirajul Muttaqin Kasi PSPKMKS. Disamping itu juga hadir Hj. Juhda Kabid UKS Dinas Sosial Kabupaten Bima bersama Deny Kasi PKAT, dan A. Gani mewakili Camat Parado, serta Kepala Desa Kuta. Dalam sambutannya, M. Adji Hartanto menyebutkan bahwa “Penyiapan Kondisi Masyarakat dimaksudkan sebagai wahana bimbingan sosial dan motivasi dalam rangka memantapkan kesiapan kondisi warga KAT dan warga sekitarnya sebelum memasuki tahapan proses pemberdayaan pada jangka waktu selama dua tahun untuk So Tolomoro.” Menjawab pertanyaan Yusuf, Pendamping Lokal lokasi So Tolomoro yang menyampaikan bahwa sebagian warga meragukan proyek pembangunan rumah KAT, maka M. Adji memastikan bahwa “warga So Tolomoro akan dibangunkan 32 rumah sesuai jumlah yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Mensos, Balai Sosial, diberikan bantuan Jaminan Hidup selama dua tahun, bantuan bibit tanaman, dan peralatan kerja” pungkasnya. Kemudian H. Amir, Kabid Pemberdayaan Sosial mengatakan bahwa tujuan PKM “untuk memastikan kesiapan calon warga binaan dan lingkungannya untuk menerima dan terlibat aktif selama jangka waktu pemberdayaan. Disamping itu juga warga memahami berbagai jenis kegiatan dan bantuan yang diterima warga”. Menutup sambutannya, beliau berpesan bahwa “yang paling utama sebagai hamba yang beriman adalah terus bersyukur atas karunia ALLAH berupa datangnya bantuan Pemerintah ini. Juga rumah yang akan dibangun nanti harus ditempati.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *