Tagana Aktif dalam Bencana Sosial

MATARAM—Taruna siaga bencana (Tagana), begitu sebutan untuk para relawan yang hadir dalam setiap bencana. Meski Tagana identik dengan bencana, bukan berarti peran Tagana hanya seputar bencana alam. Bencana harus dimaknai secara luas. Banyaknya masyarakat miskin, warga telantar, atau anak jalanan, itu juga merupakan bencana. Menurut Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB H Ahsanul Khalik kesenjangan sosial yang begitu nyata, bentuk bencana sosial. Bencana yang tidak kalah mengerikan dibanding bencana alam.

“Kalau bencana alam mungkin bisa kita langsung lihat seperti apa dampaknya. Beda dengan bencana sosial, manakala menumpuk dan tidak diperhatikan maka itu menjadi bom waktu,” katanya.

Hal itu kemudian yang mendorong jajarannya mengaktifkan peran Tagana NTB menjadi lebih luas. Tagana hadir pada setiap bencana sosial. Hadir jiwa dan raganya. Aktif turun dan terlibat untuk memberi perhatian pada masyarakat.

“Justru saya salut dengan semangat dan dedikasi para Tagana ini,” sambungnya.

Khalik bercerita, belum lama ini Tagana NTB terlibat membangun rumah warga telantar di Tanjung, Lombok Utara. Kondisi rumah warga tersebut memprihatinkan, ditambah memiliki anak yang masih kecil. Dari segala aspek jelas rumah tersebut tidak memenuhi syarat.

“Pengap dan tanpa tempat tidur. Sangat menyedihkan,” terangnya.

Kondisi tersebut, kata Khalik, langsung direspon positif oleh jajaran Tagana. Mereka secara gotong royong memperbaiki rumah tersebut. Seluruh personil Tagana bahu-membahu membuat rumah warga telantar tersebut menjadi baik dan layak huni.

“Alhamdulillah, semangat ini harus terus dijaga. Kehadiran Tagana di bencana sosial juga penting,” imbuhnya.

Khalik mendorong jajaran Tagana NTB tetap menjaga ritme tersebut, aktif setiap ada bencana sosial terjadi. Tentu saja, dinas tidak tinggal diam dengan upaya yang telah dilakukan oleh Tagana. Dinas akan mengupayakan bisa memberi penghargaan setimpal bagi Tagana atas dedikasinya.

“Tapi, tetap paling utama saya ingatkan untuk semua Tagana niatkan selalu apa yang diperbuat itu penuh ikhlas. Jangan pikirkan apapun, kita menanam yang baik maka hasilnya pun baik,” tukasnya.(*)

One thought on “Tagana Aktif dalam Bencana Sosial”

  1. Niat kami sebagai TAGANA terutama pribadi saya sebagai pembina dan Ketua Forum TAGANA NTB sudah harga mati apapun yang kami lakukan baik dilapangan saat menangani bencana maupun dalam kondisi aman dalam penanganan masalah sosial lainnya niat kami ialah untuk meringankan beban saudara kita yang terlanda bencana serta saudara kita yang terpapah yang disebabkan oleh kondisi sosial ekonomi yang kurang mendukung mereka demi mendapatkan hidup yang lebih layak, sebagai warga negara ini.
    Pelaksanaan tugas yang kami lakukan merupakan amal ibadah kami, kami tidak melihat pekerjaan kami sebagai TAGANA pekerjaan yang selalu menuntut materi sebab kami sadar bahwa kami sebagai relawan harus memiliki jiwa yang ikhlas untuk itu semua.SEMAMGAT PAGI, SELAMAT PAGI TAGANA NTB TAGANA INDONESIA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *