Pemantapan Manajemen Pengungsi Bencana Alam Tahun 2018

Mataram, Kegiatan Pemantapan Manajemen Fungsi Bencana alam diadakan di Hotel Puri Saon, yang pesertanya berasal dari unsur Kepala Bidang/Kepala Seksi yang menangani bencana alam Dinas Sosial Kab/Kota, unsur masyarakat seperti TAGANA, perwakilan Kampung Siaga Bencana (KSB) dan atau potensi kesejahteraan sosial lainnya yang dianggap memiliki pengetahuan dasar dalam penanggulangan bencana bidang perlindungan sosial yang berlangsung sejak tanggal 13 – 15 Maret 2018, kegiatan ini bertujuan untuk Memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang manajemen pelayanan sosial di pengungsian, Memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam upaya perlindungan sosial bagi kelompok rentan, Memberikan pengetahuan tentang prinsip, peran pendamping dan langkah-langkah pendampingan sosial di pengungsian, Memberikan pengetahuan dan keterampilan pencatatan dan pelaporan kegiatan di pengungsian, dan  Memberikan pengetahuan tentang sistem komando posko penanggulangan bencana pada saat tanggap darurat.

Seperti pada sambutan PLH Kepala Dinas (Kadis) Sosial Subhan Hasan Menyampaikan: Salah satu program kegiatan yang menjadi prioritas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Kementerian Sosial adalah memberikan bantuan perlindungan sosial di pengungsian. Penampungan sementara atau Shelter untuk pengungsi korban bencana, menjadi penting jika kondisi bencana mengharuskan mereka meninggalkan rumah dan daerah, serta tinggal di shelter dengan berbagai keterbatasan yang ada. Para pengungsi yang tinggal di shelter menghadapi berbagai masalah yang kompleks. Permasalahan utama yang banyak di alami adalah masalah psikososial dan masalah sosial ekonomi. Masalah psikososial yang sering dialami pengungsi biasanya dalam bentuk kedukaan yang mendalam (grieving/sorrowful) karena kehilangan seseorang atau harta benda, trauma karena mengalami sendiri peristiwa bencana, depresi mendalam atau bahkan ada juga yang mengalami gangguan mental.

Dalam kegiatan ini dihadirkan pula narasumber dari berbagai unsur petugas maupun masyarakat dari kalangan birokrasi, profesional dan atau akademisi yang dipandang layak dan kompeten dalam memberikan materi sesuai dengan tujuan pelaksanaan pemantapan dan mengarah sasaran peserta.

Hasil yang diharapkan pada Kegiatan Pemantapan Manajemen Pengungsi Bencana Alam ini adalah sebagai berikut :

  1. Para peserta mempunyai pengetahuan tentang manajemen posko, dapur umum lapangan dan pendirian tenda darurat penanggulangan bencana alam.
  2. Para peserta mempunyai kemampuan untuk melakukan kegiatan perlindungan sosial kepada korban bencana alam di pengungsian termasuk kelompok rentan (anak, perempuan dan wanita hamil, lanjut usia dan bagi disabilitas) di pengungsian.
  3. Para peserta mempunyai kemampuan untuk mempraktikan prinsip, peran pendamping dan langkah-langkah pendampingan sosial dan psikososial di

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *